Penyebab kegagalan itu apa sih sebenarnya?? Kalau seorang pecundang biasanya dengan gambang akan menunjuk sang kambing hitam. Sementara orang apatis akan mengatakan ini sudah nasib. Sisi lainnya, si arif akan mengatakan pasti ada yang salah. Tetapi masih ada lanjutannya kok, salahnya ada pada diri kita sendiri. Nah lho…. Berikut ini ada nulikan buku tentang Bekerja Lebih Pintar Bukan Lebih Keras. Lain waktu saya akan tuliskan lengkap dengan nama penyusunnya. Dikatakan penulis buku itu, PENYEBAB UTAMA KEGAGALAN SESEORANG ADALAH DIRINYA SENDIRI. Penyebab adanya kegagalan yang dialami seseorang, meliputi :1. TIDAK mengetahui atau tidak dapat menentukan apa yang sebenarnya dikehendaki dalam hidup ini;
2. Ketidakmampuan mengatur waktu diri sendiri;
3. Kehidupan yang kacau;
4. Citra diri yang lemah, takut akan kegagalan, merasa bersalah, gelisah, marah, yang berlebihan serta lain-lain, pengeluaran energi dan waktu yang tidak masuk akal yang menguras emosi kita;
5. Keengganan atau ketidakmampun untuk dengan terampil mendelegasikan suatu tugas kepada orang lain;
6. Terputusnya komunikasi;
7. Pertentangan antarpribadi yang sebenarnya tak perlu;
8. Gangguan-gangguan umum seperti rapat, serta panggilan-panggilan telepon;
9. Kebanjiran tugas tulis menulis.Saya belum memiliki cukup energi untuk melakukan terjemahan secara bebas tentang masing-masing poin tersebut. Kali ini pun saya merasa bahwa saya sedang berusaha menemukan diri saya kembali untuk bisa bekerja lebih baik, lebih cerdas, lebih tak kenal cepat lelah sehingga semua berjalan sesuai harapan.Buku yang ditulis oleh Jack Collis & Michael Le Boeuf dan diterbitkan oleh Goal Getting Australia ini layak Anda baca kembali. Paling tidak bisa dijadikan tambahan referensi. Bisa jadi karena tingkat crowded di luar batas kewajaran sehingga perlu ada re-formulasi tentang sistem kerja yang tepat. Lebih cerdas, tentu saja. Tak perlu lagi ada keharusan tentang kerja keras. Tinggal bagaimana melakukan evaluasi dan solusi tepat untuk mengganti waktu yang telah hilang. So, dengan demikian kayaknya kegagalan bisa kita kurangi
Kamis, 15 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar